Chat with us, powered by LiveChat

Manchester United Mulai Intip Peluang Datangkan Mario Lemina

Judi Bola – Manchester United disebut mulai bergerak untuk mendatangkan gelandang Southampton, Mario Lemina. MU bisa saja mendatangkan Lemina yang dipercaya bisa menyelesaikan masalah Manchester United pada musim 2019/20 mendatang. Casino Online

Mengutip Sky Sports, Lemina telah diizinkan berbicara dengan klub-klub lain oleh Southampton. Dia tidak masuk dalam skuad Southampton yang tengah menjalani training camp pramusim di Austria.

Southampton sudah menyadari ada sejumlah klub yang tertarik mendatangkan pemain 25 tahun ini. Lemina telah tampil sebanyak 46 kali untuk The Saints sejak mendarat dari Juventus pada 2017 silam.

Ketertarikan Manchester United ini tentu mengganggu Arsenal yang sudah terlebih dahulu mengamati situasi Lemina. Leminta merupakan target lama Arsenal ketika masih ditangani Arsene Wenger, tetapi pada akhirnya Lemina justru bergabung dengan Southampton.

Kabarnya, saat itu Wenger sendiri yang menghentikan usaha transfer Arsenal untuk Lemina. Entah mengapa, pelatih dengan segudang pengalaman itu tiba-tiba menghentikan pergerakan untuk Lemina.

Kini, justru Manchester United yang mulai mendekati Lemina. Ole Gunnar Solskjaer memerlukan gelandang seperti Lemina yang bisa bermain cepat. MU tidak sendiri, ada Leicester City dan Atalanta yang juga tertarik mendatangkan Lemina.

“Saya masih terikat kontrak tiga tahun lagi, tetapi benar bahwa saya tidak menolak kemungkinan menemui klub lain. Pelatih mulai merancang tim. Saya ingin memulai awal baru. Jadi mengapa tidak pergi?” kata Lemina bulan lalu.

Ketertarikan Solskjaer terhadap Lemina dapat dipahami. Dia masih 25 tahun, dan potensinya bisa berkembang di bawah tangan yang tepat. Solskjaer yakin bisa mendapatkan gelandang top dalam diri Lemina.

MU juga disebut sudah menyiapkan tawaran untuk gelandang Newcastle, Sean Longstaff. Setelah mendaratkan dua pemain muda: Daniel James dan Aaron Wan-Bissaka, pembangunan skuad Solskjaer mulai terbaca.

Solskjaer tampaknya lebih senang membangun tim perlahan-lahan dengan pemain-pemain muda. Dengan cara itu, tekanan terhadap skuad MU tidak akan terlalu tinggi. Para pemain bisa bermain lebih tenang untuk membuktikan diri.